Selasa, 07 April 2020

Tips Membuat Wisata Kian Menyenangkan dan Mengesankan

Tips Membuat Wisata Kian Menyenangkan dan Mengesankan

Siapa sih yang tidak pernah pergi wisata ke luar kota atau luar pulau untuk menghabiskan liburan? Pasti kita semua pernah melakukannya. Mulai dari pergi ke pantai, pegunungan, air terjun, danau dan banyak lainnya. Namun pertanyaan selanjutnya apakah momen wisata kita benar-benar mengesankan?
Liburan yang menyenangkan dan mengesankan menjadi salah satu tujuan dari berwisata. Oleh karena itu banyak orang yang berusaha dengan keras untuk mewujudkannya dengan melakukan berbagai hal.

Mulai dari hal yang lumrah hingga hal yang luar biasa, mulai dari hal yang remeh hingga yang serius. Namun, terkadang masih ada saja hal yang terlewat yang membuat liburan terasa biasa-biasa saja. Nah inilah beberapa hal yang akan membuat wisata kita menyenangkan.

Nikmati Setiap Momen

Salah satu tujuan berwisata adalah untuk merasa senang dan menghilangkan stress. Letakkan urusan kantor sejenak dan lupakan segala permasalahan. Coba nikmati setiap momen wisata agar terasa lebih menyenangkan dan bermakna. Nikmati saat-saat makan malam bersama keluarga atau kerabat, nikmati saat berjalan di tepi pantai dan juga momen-momen berharga lainnya.

Eksplore Seluruh Sudut Objek Wisata

Sebagian dari kita terkadang hanya mengunjungi spot populer dari sebuah wahana atau objek wisata saja. Tanpa mencoba untuk mengulik atau menelisik lebih jauh sudut-sudut yang mungkin kurang terkenal atau populer. Mungkin mulai saat ini kita harus mengubah cara berfikir kita. 

Saat mengunjungi sebuah objek wisata, khususnya yang baru pertama kali kita datangi, hendaknya kita eksplore seluruhnya. Jangan sampai ada yang terlewatkan. Jangan sungkan bertanya dan mencari spot-spot menarik yang mungkin jarang orang tahu. Dengan demikian kita akan menemukan banyak hal yang baru dan bahkan mungkin sangat menarik.

Abadikan Setiap Momen

Setiap momen memiliki makna yang berbeda dan tentunya sangat sulit untuk bisa terulang kembali. Itulah alasan mengapa sebuah momen sangat berharga.

Coba abadikan setiap momen berharga yang kita rasakan dengan memotretnya, menuliskannya atau memvideokannya. Seperti momen mengunjungi pantai bersama keluarga, ngopi di kedai sederhana kaki lima, atau bahkan momen berbincang akrab dengan warga lokal tempat kita berlibur.

Senin, 06 April 2020

Tips Ampuh Hemat Daya Tahan Baterai

Tips Ampuh Hemat Daya Tahan Baterai

Semakin canggihnya perkembangan teknologi informasi dunia membuat hampir semua golongan masyarakat memiliki yang namanya smartphone, baik sebagai alat komunikasi atau sebagai alat hiburan.

Dengan kecanggihan dan banyak fitur yang ditawarkan oleh handphone di era sekarang, membuat yang namanya daya tahan baterai harus kuat untuk bisa digunakan minimal seharian penuh. Untuk menunjang aktivitas yang seseorang lakukan.

Bagi kamu yang ingin memiliki daya tahan handphone yang kuat dan tahan lama. Kamu berada di artikel yang tepat. Berikut cara untuk menghemat daya tahan baterai smartphone.

1. Berhentikan software yang paling boros

Smartphone biasanya dibekali dengan sejumlah aplikasi, entah bawaan dari sistem atau yang pengguna pasang (install) sendiri. Aplikasi tersebut bisa menyedot baterai jika digunakan terus-menerus.

Oleh karena itu, cek aplikasi apa saja yang paling banyak menguras baterai di masing-masing pengaturan ponsel. Di ponsel berbasis Android, misalnya, pengguna bisa mengunjungi "Settings" dan pergi ke menu "Baterry & performance" dan pilih "Power usage".

Di pengaturan tersebut, pengguna bisa melihat aplikasi mana saja yang paling menguras baterai.

2. Gunakan dengan tepat tingkat kecerahan layar

Biasanya kecerahan dari sebuah layar smartphone akan menentukan tingkat kenyamanan dalam melihat tampilan di layar. Namun tingkat kecerahan pun dapat mempengaruhi besarnya daya baterai yang digunakan.

Semakin tinggi tingkat kecerahan layar akan membuat daya baterai semakin terhisap. Untuk itu pengguna dapat menyesuaikan tingkat kecerahan sesuai dengan kondisi yang terjadi dan sebaiknya tidak menggunakan kecerahan otomatis karena akan menggunakan sensor cahaya yang menguras baterai pula.

3. Matikan sinyal radio tidak terpakai

Fitur-fitur yang mengandalkan frekuensi radio, seperti NFC, GPS, Wi-Fi dan sebagainya memang berguna untuk kemudahan aktifitas pengguna, seperti menyambungkan ponsel dengan hotspot dan membayar menggunakan uang digital (e-money).

Namun, terkadang pengguna lupa mematikan fitur tersebut ketika sudah tidak dibutuhkan. Nah, jika dibiarkan terus aktif ketika tidak digunakan, fitur-fitur tersebut akan menguras daya baterai.

4. Keluarkan aplikasi berjalan di belakang layar

Multi-tasking merupakan sebuah istilah dimana pengguna menjalankan sederet aplikasi secara bersamaan di smartphone mereka. Kegiatan tersebut memudahkan pengguna untuk kembali ke aplikasi-aplikasi yang sering dibuka, tanpa harus me-restart aplikasi.

Di sisi penggunaan baterai, multi-tasking sejatinya menguras baterai lantaran aplikasi berjalan di sistem ponsel dan memori.

Untuk menghindari pemborosan baterai, tutup aplikasi yang tidak digunakan sesaat pengguna meninggalkan aplikasi tersebut. Hindari menekan tombol home untuk kembali ke layar utama ponsel.

Sebaiknya, pengguna menekan tombol "recent apps" atau "task manager" dan sejenisnya, untuk menutup aplikasi yang tidak terpakai dan masih berjalan di memori ponsel.

5. Jangan gunakan widgets dan live wallpaper

Menggunakan gambar wallpaper animasi atau live wallpaper cukup menarik. Namun ini akan meningkatkan penggunaan prosesor sehingga menyebabkan daya baterai semakin terkuras.

Sama halnya ketika menggunakan widget yang membutuhkan update data dari internet akan menyebabkan daya baterai pun ikut terkuras. Untuk itu pengguna dapat mencoba menggunakan wallpaper menarik yang statis dan meminimalisir penggunaan widget.

6. Matikan notifikasi yang tidak dibutuhkan

Sejumlah aplikasi biasanya dibekali dengan kemampuan mengantarkan informasi lewat notifikasi agar mudah dilihat oleh pengguna, jika memang ada hal penting yang perlu pengguna tau. Misal, untuk update berita atau sekadar memberi tahu ada pesan masuk.

Namun, penggunaan notifikasi bisa menguras baterai jika pengguna tak mengontrol aplikasi mana yang bisa mengantarkan informasi melalui notifikasi.

Untuk itu, matikan beberapa notifikasi untuk aplikasi yang menurut pengguna tak dibutuhkan. Untuk mengakses izin notifikasi, pengguna bisa mengunjungi menu "Settings" pada ponsel masing-masing dan pergi ke menu "App notifications" atau menu serupa.

7. Perbarui sistem secara berkala

Pembaruan sistem atau aplikasi biasanya membawa peningkatan pada segi penggunaan resource, seperti memori dan baterai. Biasanya, aplikasi yang terbaru juga telah dioptimasi sedimikian rupa untuk menghemat penggunaan resource tadi.

Notifikasi pembaruan, yang akan muncul jika aplikasi atau sistem tidak kunjung diperbarui, juga sejatinya ikut menguras baterai lantaran menggunakan fitur reminder berbentuk notifikasi pula.

Oleh karena itu, pengguna disarankan "update" sistem atau aplikasi yang terpasang di smartphone masing-masing dengan yang terbaru demi menghemat baterai.

8. Matikan fitur automatic sync

Fitur automatic sync biasanya bermanfaat untuk mengecek apakah ada informasi baru dari aplikasi yang terpasang oleh pengguna, misal untuk mengecek e-mail secara berkala atau notifikasi dari aplikasi jejaring sosial.

Namun, pengecekan secara berkala ini memang menguras baterai. Untuk itu, pengguna bisa menonaktifkan fitur automatic sync di menu "Settings" yang ada pada smartphone mereka masing-masing.

9. Pakai fitur saving mode

Biasanya, fitur penghemat baterai ini telah tersedia pada beberapa jenis smartphone keluaran terbaru. Dengan fitur ini pengguna dapat mengatur aplikasi yang dapat berjalan di latar belakang agar hemat dalam menggunakan daya baterai.

Fitur ini memang berguna lantaran bisa membatasi kemampuan smartphone dan hanya fitur yang penting saja yang akan berjalan, seperti telepon, sms, internet, dan sebagainya. Walhasil, baterai ponsel pun tak terkuras oleh beberapa aplikasi dan fitur yang tak begitu dibutuhkan.

Oleh karena itu, manfaatkan fitur power saving di smartphone agar penggunaan ponsel tak memakan baterai berlebih.

10. Pakai aplikasi bebas iklan

Beberapa aplikasi memang ada yang gratis dan ada yang berbayar. Biasanya, aplikasi yang bisa dipasang secara gratis dibekali dengan sistem ads guna menampilkan iklan di dalam antarmuka aplikasi.

Untuk menampilkan iklan, ponsel membutuhkan tenaga ekstra, seperti penggunaan data dan baterai ekstra.

Untuk itu, gunakan aplikasi yang bebas iklan atau aplikasi berbayar guna menghindari iklan yang mungkin mengganggu dan sejatinya menguras baterai ponsel.

Sekian beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk dapat menghemat daya baterai smartphone kamu.