Rabu, 26 Mei 2021

Dilansir Dari SehatQ.com, Berikut Manfaat Obat Ondansetron Beserta Cara Penggunaannya

Dilansir Dari SehatQ.com, Berikut Manfaat Obat Ondansetron Beserta Cara Penggunaannya

Dewasa ini, hampir setiap manusia tidak bisa lepas dari penggunaan obat. Hal ini karena setiap gejala penyakit yang terdapat pada tubuh seringkali menimbulkan reaksi tidak nyaman hingga kesakitan. Bagi anda yang sering mengalami gejala mual atau muntah, ondansetron menjadi obat yang sangat direkomendasikan. Untuk mengulik penggunaan obat ini, simak ulasan berikut.

Mengenal Manfaat Jenis Obat Pereda Mual Dan Muntah 

Anda pasti pernah mengalami kondisi mual hingga muntah bukan? Kondisi reaksi tubuh yang tidak menyenangkan ini seringkali terjadi pada siapa saja dalam berbagai kondisi. Pasalnya, mual dan muntah dapat disebabkan oleh reaksi sistem saraf pusat dan sistem pencernaan ini pada dasarnya dapat terjadi karena suatu hal yang tidak beres dalam tubuh. 

Meski terlihat sepele, mual dan muntah nyatanya dapat menjadi pertanda penyakit berbahaya yang menyerang tubuh anda. Mual dan muntah yang terjadi secara berlebihan dapat membuat seseorang tidak nafsu makan. Parahnya, kondisi ini dapat membuat tubuh terhidrasi sehingga dapat menurunkan kualitas hidup.

Untuk itu, dokter biasanya akan memberikan obat pereda mual dan muntah dengan berbagai jenis sesuai dengan masalah yang dihadapi. Jika anda mengalami kondisi mual dan muntah dalam skala ringan hingga berat, ondansetron adalah solusinya. Obat ini dapat digunakan untuk mengatasi mual dan muntah pasca kemoterapi, radioterapi dan operasi. 

Lazimnya, jenis obat pereda mual dan muntah yang satu ini tergolong sebagai obat antiemetik. Memiliki fungsi dalam menghambat pembentukan senyawa serotonin 5-hydroxytryptamine (5HT3) secara alami di dalam tubuh dengan baik. Namun obat ini biasanya akan bekerja sekitar 1-2 jam setelah dikonsumsi. 

Menariknya, jenis obat pereda mual dan muntah yang satu ini memiliki keunggulan yang lebih baik jika dibandingkan dengan jenis obat lainnya. Mual dan muntah secara hebat dapat teratasi, relatif lebih aman, tidak menimbulkan reaksi ekstrapiramidal, mempercepat pengosongan lambung serta dibandrol dengan harga yang cukup terjangkau.

Obat yang disediakan dalam berbagai bentuk memberikan pilihan bagi anda agar lebih mudah mengkonsumsinya. Tentu saja, bentuk sirup, tablet 4 mg dan 8 mg, injeksi/suntik dan suppositoria bisa langsung anda miliki untuk disesuaikan dengan kebutuhan. Ondansetron bahkan telah tersedia dalam berbagai jenis merek yang beredar di Indonesia. Simak info lengkapnya disini.

Tips Penggunaan Obat Pereda Mual Dan Muntah Yang Baik

Setiap jenis obat yang diedarkan di Indonesia pasti dilengkapi dengan informasi lengkap yang bisa anda pahami. Misalnya saja nama obat, manfaat, komposisi, cara penggunaan, efek samping dan lainnya. Untuk itu, pastikan anda telah memahami petunjuk penggunaan dengan baik sebelum menggunakannya. Anda juga bisa mengikuti anjuran resep dari dokter.

Pasalnya, penggunaan obat jenis ini akan diberikan sebelum melakukan terapi khusus seperti kemoterapi, radioterapi dan operasi. Dokter biasakan akan memberikan jenis obat ini dalam selang waktu 1 jam sebelum operasi. Tentu saja, anda bisa mengkonsumsi obat ini secara langsung tanpa makanan sebagaimana anjuran dokter.

Jika anda memilih obat jenis suppositoria, pastikan tangan anda telah bersih. Pilihlah posisi yang nyaman dengan mengangkat satu kaki di atas kursi maupun dengan berbaring miring. Kemudian, masukkan ujung obat suppositoria ke dalam anus kurang lebih 2-3 cm. Untuk mengulik jenis obat yang lainnya, anda dapat melihat info obat yang telah disediakan pada laman SehatQ.com.

Itulah beberapa hal yang perlu anda ketahui terkait obat pereda mual dan muntah yang sering digunakan pasca kemoterapi, radioterapi dan operasi. Kinerja handal dalam menghambat sistem kerja serotonin membuat jenis obat yang satu ini memiliki keunggulan dalam meredakan mual dan muntah pada skala sedang hingga berat.

Senin, 10 Mei 2021

Sudah Tahu Apa Saja Hak Karyawan di Perusahaan?

Sudah Tahu Apa Saja Hak Karyawan di Perusahaan?

Kamu seorang fresh graduated dan baru mulai bekerja di sebuah perusahaan swasta? Semua hak karyawan biasanya harus diketahui oleh karyawan yang bersangkutan. Biasanya, pemilik perusahaan akan memberikan informasi tersebut melalui HRD atau bagian personalia jika kamu telah resmi menjadi seorang karyawan di perusahaannya. Salah satunya adalah jika perusahaan tersebut memberikan klaim manfaat kematian untuk karyawan yang sangat berguna apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dengan kamu kelak dan bisa memberikan manfaat bagi ahli waris yang ditinggalkan.

Dalam laman disnakertrans.ntbprov.go.id, menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan, karyawan setidaknya mememiliki beberapa hak diantaranya:

• Menjadi Anggota Serikat Tenaga Kerja

Dalam regulasi tersebut disebutkan bahwa setiap karyawan berhak menjadi anggota atau membentuk serikat tenaga kerja. Lebih lengkat tercantum dalam UU nomor 13 tahun 2003 Pasal 104, terkait serikat pekerja dan UU Nomor 21 tahun 200 mengenai serikat pekerja.

• Jaminan Sosial dan Keselamatan Kesehatan Kerja

Karyawan berhak mendapatkan jaminan soasial yang berisi tentang kecelakaan kerja, kematian, hari tua hingga pemeliharaan kesehatan. Hak karyawan yang ini tercantum dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2003, UU Nomor 03 tahun 1992, UU Nomor 01 tahun 1970, Ketetapan Presiden Nomor 22 tahun 2003, Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 1993 dan Peraturan Menteri Nomor 4 tahun 1993 dan Nomor 1 tahun 2008.

• Membuat Perjanjian Kerja

Hak karyawan ini tercantum dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2003 dan juga Undang-Undang Nomor 21 tahun 2000 di mana para karyawan yang telah tergabung dalam serikat pekerja memiliki hak untuk membuat Perjanjian Kerja yang dilaksanakan berdasarkan proses musywarah.

Namun, tidak hanya itu, ada beberapa hak karyawan yang harus kamu ketahui dengan lengkap. Apa saja? Simak ulasannya.

1. Gaji Atau Upah

Hak karyawan yang paling menonjol adalah gaji atau upah yang akan diterima. Biasanya bisa berbentuk tunai atau non tunai. Selain itu, perusahaan juga menentukan tanggal gajian atau upah yang akan diberikannya setiap bulannya.

2. Jam Kerja

Jam kerja juga menjadi salah satu hak karyawan yang patut diketahui bagi kamu yang baru terjun di dunia bekerja. Perlu diketahui bahwa hak pekerja dalam sehari adalah 7-8 jam. Selain itu, peraturan hari kerja setiap perusahaan juga berbeda, ada yang 6 hari kerja atau 5 hari kerja. Jam mulai bekerja pun biasanya bervariasi sesuai dengan jenis pekerjaan dan tempat kamu bekerja.

3. Cuti Kerja

Biasanya cuti kerja bisa kamu ambil ketika sudah menjadi karyawan tetap dan sudah bekerja dalam kurun waktu 1 tahun. Jika kamu ingin mengambil cuti, makan biasanya akan mengisi form yang sudah diajukan oleh atasan.

4. Asuransi Kesehatan

Perusahaan yang sudah resmi terdaftar di kantor ketenagakerjaan pasti akan memberikan asuransi kesehatan kepada semua karyawannya tanpa terkecuali. Karena salah satu hak karyawan adalah jaminan kesehatan. 

5. Uang Pesangon

Uang pesangon adalah nominal uang yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Besarannya adalah sekitar satu kali gaji pokok karyawan atau bisa juga disesuaikan dengan kebijakan perusahaan.

Nah, apakah hak karyawan kamu sudah dipenuhi oleh perusahaan? Semoga informasi ini dapat memberikan informasi lebih mengenaik hak-hak karyawan di perusahaan ya.